JellyPages.com
Silahkan membaca, silahkan menilai. Enjoy it !

Jumat, 07 Desember 2012

Hanya dari jarak sejauh ini



Aku hanya menatapmu dari sini
Memandangi  wajahmu,
melihat senyummu,
mellihat kau tertawa dengan mereka.
Mungkin kau tak pernah tahu
ada seseorang yang selalu setia memandangimu.
Aku, ya aku selalu memandangimu dari jarak sejauh ini
diam-diam memperhatikanmu,
menikmati setiap simpul senyum yang kau ciptakan
hanya dari sini...

Aku iri pada teman-temanmu,
mereka bisa dengan mudah melihat wajahmu,
melihat senyummu, dan tertawa bersamamu.
Seandainya aku duduk di sana,
di dekatmu, di sampingmu.
Pastilah aku bisa leluasa
memandangi wajahmu yang memesona itu,
menikmati setiap simpul senyummu
dan tertawa bersamamu,
atau sekadar kulit kita dapat saling bersentuhan.  

Sayangnya aku hanya di sini
Melihatmu dari tempat
yang tak pernah teraba dari mata tajammu.
Aku ingin seperti mereka,
Bicara denganmu, tertawa denganmu.
Namun, aku hanya di sini
Hanya berani memandangimu
Dari jarak sejauh ini.







Untuk seseorang
yang selalu kuperhatikan dari sini,
dari bangku kelasku

Minggu, 02 Desember 2012

Ia Tak Berbeda



Ada tetangga baru di rumahku
Ia berbeda
Mungkin sangat berbeda.
Wajahnya agak aneh menurutku.
Bicaranya lambat.
Aku sering tidak mengerti,
Apa yang dikatakannya.
Ia berbeda
Ya, dia sangat berbeda

Dia sering tersenyum,
Mungkin murah senyum.
Ah tidak, mungkin hobinya tersenyum,
Itu menurutku.
Karena ia selalu tersenyum sepanjang waktu.
Ya, dia aneh sangat aneh.
Ya dia sedikit berlebihan untuk urusan itu
Tapi aku menyukainya.
Aku suka tiap kali ia terseyum.

Ia sering tertawa dengan kami
Walau sepertinya aku rasa
Ia tak mengerti apa yang kami bicarakan.
Dia tetap tertawa.
Ya dia berbeda.

Dia sangat gembira ketika dia mendapat hadiah
Ia akan bernyanyi keras-keras.
Mungkin untuk menunjukkan rasa terima kasihnya
Tapi jujur aku tidak mengerti,
Lagu apa yang dinyanyikannya.
Tunggu.. aku rasa ini tak berbeda dariku

Ia akan bersorak kegirangan ketika
Ia memenangkan lomba.
Melompat-lompat dan
Mengajak kami semua untuk ikut melompat.
Ya, dari wajahnya aku tahu
Ia sangat bangga bisa menang.
Tak berbeda, ini juga tak berbeda dariku.

Ia akan sedih ketika ia sendiri
Tak ada yang menemani,
Tak ada yang mengajaknya bicara.
Tak berbeda, ia tak berbeda dariku.

Ia akan menangis dan berlari pulang
Ketika anak-anak kecil mengejeknya.
Dan meminta perlindungan dari ibunya.
Sungguh ia tak berbeda, ia tak berbeda dariku

Secara fisik dan kemampuan
Ia memang berbeda.
Tapi secara keseluruhan,
Ia tak berbeda
Sungguh tak berbeda.....

Sabtu, 01 Desember 2012

Malaikat


Aku merasa seperti baru dilahirkan, tidak tahu apa-apa
Aku memejamkan mata, jangan-jangan ini hanya mimpi
Lalu kau berdiri di depan keputus-asaanku
Walau hanya sekali, aku ingin berjalan bersamamu

Dibawa oleh angin lembut ke dalam duniamu
Kau bertanya padaku darimana aku berasal
Aku jawab itu rahasia
Aku pun menyadari, dimanapun kita berada
Disitulah surga

Kamu telah membutakanku
Hatiku terasa sesak tiap kali menatapmu
Seperti awal ketika melangkah ke taman Eden
Aku selalu percaya padamu dari lubuk hatiku

Aku telah jatuh cinta padamu
Jika aku bisa menjadi seseorang
Yang dapat menghapus air matamu di hari yang melelahkan
Itu pasti akan terasa seperti surga

Aku yang telah jatuh cinta padamu
Tidak akan kembali dan mengepakkan sayap ini lagi
Meski aku kehilangan hidupku yang abadi
Tidak akan jadi masalah, karena aku punya alasan
Karena aku mencintaimu


Gantungan Baju



Aku tidak bisa menjelaskan apa yang sedang kurasakan
Aku kehilangan pikiranku
Aku berharap ini semua tidak nyata
Aku bertanya apa itu cinta?

Aku hanyalah sebuah gantungan baju
Yang jatuh cinta kepada pemiliknya
Walau aku hanya bisa menari dengan pakaianmu
Tapi aku tetap merasa bahagia

Tahukah kamu tentang diriku ?
Tahukah kamu akan perasaanku ?
Sesungguhnya tiap kali 
kau keluar dari kamar ini
Aku menjadi hidup dan bergerak
Aku mulai menari dengan pakaianmu
Dan saat kamu  kembali ke kamarmu
Aku bergegas, menjadi kaku kembali

Sakit rasanya, 
aku ingin mengakui perasaan ini
Tapi siapalah aku,
aku hanya sebuah gantungan baju, 
dan kamu manusia. 
Ya kita berbeda sangat berbeda

Sebenarnya apa itu cinta?
Mereka bilang cinta itu indah,
Tapi kenapa ini menyedihkan ?
Apa ini yang dinamakan cinta?

Aku ini memang bodoh, 
sudah tahu aku berbeda darinya
Aku gantungan baju 
yang hanya bisa menari dengan pakaian orang yang kucintai
Bukankah itu sangat menyedihkan? 
Tapi memang hanya itu yang kudapat

Cintaku ini takkan pernah terbalaskan
Juga takkan pernah bisa dihapus
Kalau aku bisa bicara denganmu,
ingin ku katakan
Buang saja aku ke tempat sampah, 
agar aku tak dapat melihatmu lagi

Mencari dan Memperbaiki Kesalahan Penggunaan EYD dalam Sebuah Artikel.


Subsidi BBM Ratusan Triliun Jebol, Ini Alasan Pemerintah.

Jakarta - Kuota atau jatah BBM subsidi tahun ini sebesar 44,04 juta kiloliter (KL) atau sekitar Rp 219 triliun kembali jebol untuk kedua kalinya. Saat ini pemerintah mengajukan tambahan kuota BBM subsidi sebesar 1,2 juta KL. Ini alasan pemerintah.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Rudi Rubiandini mengatakan, kembali jebolnya kuota BBM subsidi adalah karena upaya-upaya penghematan konsumsi tidak berjalan sebagai mana mestinya.

"Awalnya dulu pertama kali menghitung kuota BBM subsidi kita desain 45,26 juta KL. Tetapi setelah rapat dengan kementerian, kita hanya meminta 44,04 juta KL (ke DPR)," kata Rudi usai menghadiri acara diskusi BP Migas ke SKSP Migas: Dampak, Tindakan dan Langkah ke Depan, Gedung Binasentra, Bidakara, Jakarta, Kamis (29/11/2012).

Dikatakan Rudi, namun setelah disepakati 44,04 juta KL, di Kementerian Keuangan hanya menyiapkan uang cuma sampai 43,5 juta KL.

"Itu kan yang terjadi. Oleh karena itu ketika situasi seperti ini, oke deh kejar 44,04 juta KL. Coba dikitir (pengurangan suplai jatah di SPBU), masalahnya kalau tidak dikitir tanggal 22 Desember, BBM subsidi bakal habis," ucap Rudi.

Rudi membantah jika pemerintah sejak awal salah dalam perhitungan jumlah kuota BBM subsidi. Karena dari dulu pemerintah memang sudah meminta kuota BBM subsidi 45,26 juta KL.

"Tidak salah, karena kita dulunya memang minta 45,26 juta KL. Sekarang kita coba minta jadi 44 juta KL dengan catatan ada program penghematan dan konversi BBM ke BBG, tetapi tidak terlaksana dengan baik terutama program konversi ke BBG yang gagal," tambah Rudi.

Selain itu, kuota tambah jebol lagi karena adanya pencurian BBM subsidi dan pembelokan pendistribusian BBM subsidi dari depo tidak sampai ke SPBU.

"Ditambah lagi ada pencurian dan pembelokan yang kita tidak bisa prediksi," cetus Rudi.

Seperti diketahui, anggaran subsidi BBM di 2012 meningkat dari Rp 137 triliun menjadi Rp 219 triliun akibat adanya tambahan kuota BBM subsidi dari 40 juta KL menjadi 4,4 juta KL. Tapi ternyata jatah tersebut belum cukup dan pemerintah minta tambahan lagi 1,2 juta KL dengan nilai sekitar Rp 6 triliun.

Dalam APBN-P 2012 disetujui anggaran subsidi energi Rp 225 triliun, dengan rincian subsidi BBM Rp 137 triliun, subsidi listrik Rp 65 triliun, dan cadangan risiko fiskal energi Rp 23 triliun.

Sebelumnya, Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto pernah mengatakan, subsidi BBM tidak tepat lagi. Harga seliter BBM subsidi yang lebih murah dari 1 botol air mineral, sudah tidak masuk akal.

Menurut Suryo, subsidi energi (BBM dan listrik) yang mencapai hampir Rp 300 triliun dinilai terlalu besar, dan habis hanya untuk dibakar.

"Bayangkan kalau Rp 300 triliun tersebut dialihkan ke infrastruktur dan pendidikan. Banyak yang merasakan dampaknya, seperti pembangunan infrastruktur efeknya akan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan geliat ekonomi, dan pengusaha pastinya akan memanfaatkannya juga. Bandingkan dengan subsidi BBM dan listrik saat ini, ya yang menikmati kita-kita ini (pengusaha) dan orang mampu," paparnya.

Laporan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) juga mengatakan, seringkali terjadi penyelundupan BBM subsidi yang jumlahnya lumayan. Terakhir, ada sekitar 1.700 KL BBM subsidi diduga yang diselundupkan di Kalimantan. Bahkan ada juga oknum aparat keamanan yang juga membekingi BBM subsidi untuk diselundupkan ke industri.

Bahkan Menteri ESDM Jero Wacik mengakui, selama ini penyelundupan BBM subsidi makin banyak karena harga BBM subsidi yang terlalu murah yaitu Rp 4.500 per liter dibandingkan BBM non subsidi sekitar Rp 9.700 per liter.

Jero Wacik tak menampik adanya penyelundupan BBM subsidi. Bahkan menurut Jero, aksi penyelundupan BBM subsidi makin banyak walaupun sudah banyak yang tertangkap. Hal ini salah satunya disebabkan oleh makin lebarnya perbedaan harga antara BBM subsidi dengan BBM non subsidi.

"Kita sudah tangkap mereka, tapi yang menyelundup makin banyak lagi, semakin banyak akal-akalan mereka," kata Jero.

Kata atau Kalimat yang Salah
Setelah diperbaiki
jebol
Melampaui batas
kembali jebolnya kouta
Kembali lebihnya batas kuota
Awalnya dulu pertama kali
Pertama kali (pemborosan kata dihilangkan)
Gedung Binasentra
Di Gedung Binasentra (Penambahan awalan di sebagai kata tunjuk tempat karena kalimat ini masih rancu apakah Gedung Binasentra merupakan bagian dari judul atau tempat)
Di Kementrian Keuangan
Kementrian Keuangan (kata di dihilangkan karena kata di di sini merujuk sebagai kata tempat)
cuma
hanya
Itu kan yang terjadi
Itu yang terjadi (menghilangkan kata kan )
oke deh kejar 44,04 juta KL
Akan diusahakan hingga
dikitir
dikurangi
bakal
akan

Tidak salah, karena kita dulunya memang minta 45,26 juta KL. Sekarang kita coba minta jadi 44 juta KL dengan catatan ada.....

Tidak salah, karena kita dulu memang meminta 45,26 juta KL. Sekarang kita coba  menjadi 44 juta KL dengan catatan ada.......
pembelokan
Pengalihan (penggunaan kata pembelokan kurang tepat)
cetus
ungkap
dan pemerintah minta tambahan lagi 1,2 juta KL dengan nilai sekitar Rp 6 triliun.

dan pemerintah meminta tambahan 1,2 juta KL dengan nilai sekitar Rp 6 triliun.

seliter
satu liter
geliat
perkembangan
ya yang menikmati kita-kita ini (pengusaha) dan orang mampu,
Yang menikmati hanya pengusaha dan orang mampu (perbaikan bahasa sesuai EYD)
membekingi
membantu
lebarnya
Besarnya (penggunaan kata lebarnya kurang tepat)
tangkap
Menangkap